Bogor, Digitalstory.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat bakal mengundang perwakilan PT Indocement untuk berdialog soal akses jalan warga Desa Citeureup, Kabupaten Bogor.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengaku menyerap langsung aspirasi warga Desa Citeureup bulan Februari 2026 yang lalu soal kendala akses jalan ini.
Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna, S.H. atau yang akrab disapa Kang Arel mengungkapkan bahwa tanah di desanya kebanyakan masih dimiliki oleh PT Indocement.
Kang Arel juga menambahkan bahwa kalau memang mau membangun itu, dari beberapa tempat diwilayahnya, harus melalui legal PT Indocement. Selain itu mayoritas warga Desa Citeuruep juga meminta pembangunan kembali jembatan yang amblas dimana jembatan tersebut menghubungkan Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Sukamakmur.
Kepada awak media, Doni mengatakan bahwa betul akses yang dikeluhkan warga Desa Citeureup itu statusnya adalah jalur tambang.
“Jalan tambang itu memang tidak mungkin dibangun rapi, tapi tidak apa-apa. Nanti kapan waktu kita berdiskusi dengan orang Indocement, kami akan ajak mereka langsung,” ujar Doni saat dihubungi awak media, Senin (23/03/2026).
“Solusi atas masalah akses jalan ini harus jelas dan ada, karena bagaimanapun ya kalau debu-debu terus kan kasihan warganya juga.
