Garut – Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, bergerak cepat memfasilitasi kepulangan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Dikabarkan Septi Surya Rusmana, warga Kampung Cibingbin RT002/002 Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, terlantar di Kamboja dan ingin pulang ke Indonesia.
Sebelumnya, Septi, menuliskan surat tentang dirinya yang berada di Kamboja karena diiming – iming gaji menggiurkan dan fasilitas memadai. Tetapi setelah sesampainya di tujuan, tidak ada kejelasan terantang gaji fasilitas dan nasibnya. Dalam surat yang dilayangkan kepada penerbitan Republik Indonesia. Septi meminta pertolongan kepada pihak pemerintah untuk dapat memulangkan ke kampung halamannya.
Dari hasil informai tersebut, Anton Sukartono Suratto. Bersama pengurus DPD Partai Demokrat Jabbar lngsung melakukan langkah – langkah dan tindakan pemulangan Septi. “Begitu dapat informasi tentang Septi, yang merupakan waega Garut, Jawa Barat, kami langsung berkongsi dengan kemenlu dan bertugas berwenang untuk segera dapat memulangkan Septi.” Kata Anton.
Sesampainya Dirumah, Melalui rekaman video, Septi mengucap rasa syukur dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak, mulai dari Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan Partai Demokrat Jawa Barat.
“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, selamat siang. Perkenalkan saya Septi Surya Rukmana berasal dari Garut Jawa Barat. Sudah lama ingin pulang ke Indonesia. Alhamdulillah, saat ini saya sudah bisa pulang,” ujar Septi melalui video di depan kantor Kedutaan Republik Indonesia untuk Kamboja.
Lanjut disampaikannya melalui video, Septi menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada H Anton Sukartono Suratto, yang telah membantu memfasilitasi dan akomodasi kepulangannya setelah terlantar hampir dua bulan di Kamboja.
Septi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia yang telah membantu proses administrasi dan memberikan pendampingan, sehingga dirinya dapat kembali lagi ke Indonesia dengan selamat.
“Semoga segala kebaikan bapak, semua pihak berikan kepada saya dibalas dengan kebaikan lagi. Sekali lagi banyak terima kasih, pak Anton semoga selalu sehat, lancar segala aktivitasnya. Tak lupa untuk pak Ahmad Bajuri yang telah menyambungkan masalah ini semoga mendapatkan balasan rezeqi yang lebih besar dari Allah Subhanahu wata’ala. Senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam setiap aktivitas dan tugas yang dijalankan,” pungkasnya. (Tim)
