Touring Motor Ciamis-Pangandaran, Anton Suratto Sapa Warga hingga Bertemu Susi Pudjiastuti

News2 Views

CIAMIS–PANGANDARAN, Digitalstory.id — Ada cara berbeda yang dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, dalam menjalankan kunjungan kerjanya di wilayah Tatar Galuh. Alih-alih menggunakan perjalanan formal, Anton memilih mengendarai sepeda motor untuk menyusuri Kabupaten Ciamis hingga Pangandaran pada Kamis-Jumat (27–28/8/2026).

Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas touring. Di sepanjang perjalanan, Anton memanfaatkan kesempatan untuk bersilaturahmi, bertemu dengan sejumlah tokoh dan pemerintah daerah, serta menyapa masyarakat dan komunitas pengendara sepeda motor.

Bagi Anton, turun langsung ke tengah masyarakat menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan sekaligus mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di daerah.

Awali Perjalanan di Ciamis

Rangkaian perjalanan Anton dimulai dari Kabupaten Ciamis. Di daerah tersebut, ia bersilaturahmi dengan Wakil Bupati Ciamis.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu, sejumlah hal dibicarakan, mulai dari potensi daerah, aspirasi masyarakat, hingga peluang kontribusi Partai Demokrat terhadap pembangunan dan kemajuan Kabupaten Ciamis.

Anton juga tidak hanya melakukan pertemuan di ruang formal. Dalam perjalanan, ia beberapa kali berhenti untuk menyapa masyarakat yang ditemuinya.

Ia bahkan berkesempatan bertemu dengan komunitas biker asal Ciamis. Interaksi tersebut berlangsung hangat dan mencerminkan upaya Anton untuk membangun komunikasi tanpa sekat dengan berbagai lapisan masyarakat.

Bertemu Susi Pudjiastuti di Pangandaran

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Pangandaran. Pada malam hari, Anton bersilaturahmi ke kediaman tokoh nasional asal Pangandaran, Susi Pudjiastuti.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Keduanya berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan Pangandaran, potensi daerah, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Anton juga memperkenalkan program Gerakan Langit Biru yang tengah dijalankan Partai Demokrat.

Menurut Anton, terdapat kesamaan antara program tersebut dengan apa yang selama ini telah dilakukan Susi Pudjiastuti, khususnya dalam mengajak generasi muda untuk menjaga kebersihan dan kelestarian laut.

“Kami datang ke rumah Bu Susi, silaturahmi, dan alhamdulillah beliau terima dengan sangat baik. Kami bicarakan banyak hal tentang Pangandaran, potensinya, dan program Gerakan Langit Biru yang sedang kami jalankan. Ternyata, apa yang kami rencanakan, Bu Susi sudah lama melakukannya mengajak anak-anak sekolah menjaga kebersihan laut. Itu luar biasa! Artinya, kita satu arah, satu hati menjaga alam ini,” ungkap Anton kepada awak media, Selasa (2/9/2026).

Kesamaan pandangan tersebut membuka peluang untuk membangun kolaborasi yang lebih erat ke depan.
Anton juga menyampaikan bahwa Partai Demokrat terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dan mengabdikan diri untuk masyarakat, termasuk keluarga maupun kerabat dekat Susi Pudjiastuti.

Namun, pertemuan malam itu lebih banyak diwarnai pertukaran gagasan mengenai kecintaan terhadap Indonesia serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Lanjutkan Agenda Bersama Wakil Bupati Pangandaran

Memasuki pagi berikutnya, Anton kembali melanjutkan agenda di Pangandaran. Ia bertemu dengan Wakil Bupati Pangandaran, H. Ino Darsono, dalam rangkaian kegiatan Gerakan Langit Biru.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pesan yang ingin dibawa Partai Demokrat, yakni pentingnya kehadiran politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Anton, keberadaan partai politik tidak semestinya hanya dirasakan ketika momentum politik dan kebutuhan terhadap suara masyarakat datang. Sebaliknya, partai juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian, tenaga, dan kepedulian.

Hadir dan Mendengar Langsung Aspirasi Masyarakat

Perjalanan dari Ciamis menuju Pangandaran menjadi momentum bagi Anton untuk melihat secara langsung kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Tatar Galuh.

Dari pertemuan dengan pemerintah daerah, silaturahmi bersama tokoh masyarakat, bertemu komunitas biker, hingga menyapa warga di sepanjang perjalanan, Anton ingin menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat tidak harus dibangun melalui jarak dan suasana formal.

“Bukan dengan jarak jauh kita mengenal rakyat. Tapi dengan datang, menyapa, duduk bersama, dan mendengar tanpa sekat. Itulah yang kami lakukan di Tatar Galuh ini,” ujar Anton.

Touring tersebut akhirnya bukan sekadar perjalanan menggunakan sepeda motor dari satu daerah menuju daerah lainnya. Lebih dari itu, perjalanan Ciamis-Pangandaran menjadi ruang bagi Anton untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, membangun komunikasi, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dari perjalanan tersebut, Anton menegaskan pentingnya kehadiran politik yang dekat dengan rakyat—hadir untuk menyapa, mendengar, dan membangun persaudaraan bersama masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *